KODE ETIK PUSTAKAWAN

Perpustakaan sebagai suatu pranata diciptakan dan diadakan untuk kepentingan masyarakat. Mereka yang berprofesi sebagai pustakawan diharapkan memahami tugas untuk memenuhi standar etika dalam hubungannya dengan perpustakaan sebagai suatu lembaga, pengguna, rekan pustakawan, antar profesi dan masyarakat pada umumnya.

Kode etik ini sebagai panduan perilaku dan kinerja semua anggota ikatan Pustakawan Indonesia dalam melaksanakan tugasnya di bidang kepustakawanan. Setiap anggota Ikatan Pustakawan Indonesia memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan kode etik ini dalam standar yang setinggi-tingginya untuk kepentingan penggunba, profesi, perpustakaan, organisasi profesi dan masyarakat.

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Kode Etik Pustakawan Indonesia merupakan:
1. Aturan tertulis yang harus dipedomani oleh setiap Pustakawan dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pustakawan.
2. Etika profesi pustakawan yang menjadi landasan moral yang dijunjung tinggi, diamalkan, dan diamankan oleh setiap pustakawan.
3. Ketentuan yang mengatur pustakawan dalam melaksanakan tugas kepada diri sendiri, sesama pustakawan, pengguna, masyarakat dan Negara.

BAB II
TUJUAN

Pasal 2
Kode Etik Profesi Pustakawan Indonesia mempunyai tujuan:
a. Membina dan membentuk karakter pustakawan.
b. Mengawasi tingkah laku pustakawan dan sarana kontrol social.
c. Mencegah timbulnya kesalahpahaman dan konflik antar sesama anggota dan antara anggota dengan masyarakat.
d. Menumbuhkan kepercayaan masyarakat pada perpustakaan dan mengangkat citra pustakawan.

BAB III
SIKAP DASAR PUSTAKAWAN

Pasal 3
Sikap Pustakawan Indonesia mempunyai tingkah laku yang harus dipedomani:
a. Berupaya melaksanakan tugas sesuai dengan harapan masyarakat pada umumnya dan kebutuhan pengguna perpustakaan pada khususnya. b. Berupaya mempertahankan keunggulan kompetensi setinggi mungkin dan berkewajiban mengikuti perkembangan.
c. Berupaya membedakan antara pandangan atau sikap hidup pribadi dan tugas profesi.
d. Menjamin bahwa tindakan dan keputusannya, berdasarkan pertimbangan professional.
e. Tidak menyalah gunakan posisinya dengan mengambil keuntungan kecuali atas jasa profesi.
f. Bersikap sopan dan bijaksana dalam melayani masyarakat, baik dalam ucapan maupun perbuatan.

HUBUNGAN DENGAN PENGGUNA
Pasal 4
(1) Pustakawan menjunjung tinggi hak perorangan atas informasi. Pustakawan menyediakan akses tak terbatas, adil tanpa memandang ras, agama, status social, ekonomi, politik, gender, kecuali ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.
(2) Pustakawan tidak bertanggung jawab atas konsekwensi penggunaan informasi yang diperoleh dari perpustakaan.
(3) Pustakawan berkewajiban melindungi hak privasi pengguna dan kerahasiaan menyangkut informasi yang dicari.
(4) Pustakawan mengakui dan menghormati hak milik intelektual.

HUBUNGAN ANTAR PUSTAKAWAN
Pasal 5
(1) Pustakawan berusaha mencapai keunggulan dalam profesinya dengan cara memelihara dan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan. (2) Pustakawan bekerjasama dengan pustakawan lain dalam upaya mengembangkan.
kompetensi professional pustakawan, baik sebagai perorangan maupun sebagai kelompok.
(3) Pustakawan memelihara dan memupuk hubungan kerjasama yang baik antara sesama rekan.
(4) Pustakawan memiliki kesadaran, kesetiaan, penghargaan terhadap Korps Pustakawan secara wajar.
(5) Pustakawan menjaga nama baik dan martabat rekan, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

HUBUNGAN DENGAN PERPUSTAKAAN
Pasal 6
(1) Pustakawan ikut aktif dalam perumusan kebijakan menyangkut kegiatan jasa kepustakawanan.
(2) Pustakawan bertanggung jawab terhadap pengembangan perpustakaan.
(3) Pustakawan berupaya membantu dan mengembangkan pemahaman serta kerjasama semua jenis perpustakaan.

HUBUNGAN PUSTAKAWAN DENGAN ORGANISASI PROFESI
Pasal 7
(1) Membayar iuran keanggotaan secara disiplin.
(2) Mengikuti kegiatan organisasi sesuai kemampuan dengan penuh tanggung jawab.
(3) Mengutamakan kepentingan oraganisasi di atas kepentingan pribadi.
HUBUNGAN PUSTAKAWAN DENGAN MASYARAKAT
Pasal 8
(1) Pustakawan bekerja sama dengan anggota komunitas dan organisasi yang sesuai berupaya meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaan serta komunitas yang dilayaninya.
(2) Pustakawan berupaya memberikan sumbangan dalam pengembangan kebudayaan di masyarakat.

PELANGGARAN
Pasal 9
Pelanggaran terhadap kode etik ini dapat dikenakan sanksi oleh Dewan Kehormatan Pustkawan Indonesia yang ditetapkan oleh Pengurus Pusat IPI.

PENGAWASAN
Pasal 10
(1) Pengawasan atas pelaksanaan kode etik profesi pustakawan dilakukan oleh Ikatan Pustakawan Indonesia.
(2) Dewan Kehormatan Pustakawan Indonesia memeriksa dan memberikan pertimbangan sanksi atas pelanggaran kode etik profesi pustakawan.
(3) Keputusan Pengurus Pusat IPI berdasarkan ayat (2) tidak menghilangkan sanksi pidana bagi yang bersangkutan.

KETENTUAN LAIN
Pasal 11
Ketentuan mengenai tata cara memeriksa dan pemberian pertimbangan sanksi pelanggaran Kode Etik Pustakawan diatur lebih lanjut oleh Dewan Kehormatan Pustakawan Indonesia.

BAB IV
PENUTUP

Pasal 12
Kode Etik Pustakawan mengikat semua anggota Ikatan Pustakawan Indonesia dengan tujuan mengendalikan perilaku profesional dalam upaya meningkatkan citra pustakawan.
STAF PERPUSTAKAAN

UNDUH APLIKASI EBOOKS UNP
E-JURNAL/E=BOOKS
     

      

       
       
   
   
   
   
   
   
KARYA ILMIAH

E-Books

SOFWARE TESTING AND QUALITY ASSURANCE: TEORY AND PTACTICE

LOW TECH HACKING: STREET SMARTS FOR SECURITY PROFESIONALS

CEH: CERTIFIED ETHICAL HACKER STUDY GUIDE

HANDBOOK OF ELLIPTIC AND HYPERELLIPTIC CURVE CRYPTOGRAPHY

DATA AND COMPUTER COMMUNICATIONS

INTRODUCTION TO DATA COMPRESSION

Skripsi(S1)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN P4 (PREPARATION, PRESENTATION, PRACTICE, PERFORMANCE) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI.IS.2 SMA N 1 PARIAMAN

SOSIALISASI NILAI KEMANDIRIAN DALAM KELUARGA (STUDI KASUS : 5 KELUARGA PENCETAK BATU BATA DI KORONG LABUAH NAGARI TOBOH KETEK KECAMATAN ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIMAN)

RESPON ORANG TUA TERHADAP PENERAPAN SISTEM UKT DI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

FAKTOR KURANG AKTIFNYA POSYANDU LANSIA MAWADDAH DI KELURAHAN BUNGO PASANG KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG

PEMBAGIAN TUGAS DALAM KELUARGA PEDAGANG GARENDONG: STUDI KASUS KELUARGA PEDAGANG GARENDONG PEREMPUAN DI PASAR IBUH KOTA PAYAKUMBUH

PENYIMPANGAN PERILAKU SOPIR TRAVEL LIAR: STUDI KASUS 3 SOPIR TRAVEL TRAYEK SUNGAI PAKNING- PEKANBARU

Proyek Akhir

EVALUASI PERENCANAAN JAM KERJA ALAT PEREMUK MOBILE CRUSHER II, LIMESTONE CRUSHER II, LIMESTONE CRUSHER IIIA, LIMESTONE CRUSHER IIIB, UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI TAHUN 2013 DI PT. SEMEN PADANG, BUKIT KARANG PUTIH, INDARUNG, KECAMATAN LUBUK KILANGAN, KOTA PADANG

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) SALIDO KAB. PESISIR SELATAN BERBASIS WEB

PEMASANGAN TUTUP GALON AIR MINUM OTOMATIS BERBASIS PLC

EVALUASI KESESUAIAN KAPASITAS POMPA DENGAN VOLUME AIR YANG MASUK KE KOLAM PIT BARAT DAN PIT TIMUR DI PT. ARTAMULIA TATA PRATAMA

EVALUASI KEMAMPUAN MESIN ANGIN PADA LORONG MANUAL LOBANG PENAMBANGAN BATUBARA D-04 CV. PUTRI SURYA PRATAMA NATURAL

EVALUASI KESESUAIAN KAPASITAS POMPA DENGAN VOLUME AIR YANG MASUK KE KOLAM PIT BARAT DAN PIT TIMUR DI PT. ARTAMULIA TATA PRATAMA: TAMBANG TERBUKA PT. ARTAMULIA TATA PRATAMA MUARA BUNGO, JAMBI

Laporan Akhir(D3)

HUBUNGAN FANATISME DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA K-POPERS (PENGGEMAR K-POP) DI KOTA PADANG

ANALISIS JANUARY EFFECT PADA SAHAM YANG TERGOLONG KE DALAM MAIN BOARD INDEX(MBX) DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH STRES KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) KARYAWAN PADA PT. PRIORITAS CABANG LUBUK BASUNG

MANAJEMEN PERSEDIAAN BARANG DAGANG PADATOKO NELA

TATA CARA PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN PADA UNIT PELAYANAN TEKNIS DINAS (UPTD) SAMSAT PADANG

ANALISIS PENGENDALIAN INTERN PIUTANG PADA KOPERASI SEJAHTERA ABADI

Tesis(S2)

ANALISIS KEMAPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN SOAL TIMSS PADA SISWA KELAS VIII MTSN DI KABUPATEN TANAH DATAR

PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA SMA BERBASIS CHEMOENTREPRENEURSHIP (CEP) UNTUK SEMESTER GANJIL KELAS XI IPA

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MELALUI INTEGRASI TEORI DAN PRAKTIKUM PADA MATERI LARUTAN ASAM-BASA UNTUK SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF PADA MATERI LISTRIK DINAMIS TERINTEGRASI KELISTRIKAN JANTUNG

PENGEMBANGAN MODUL LARUTAN PENYANGGA BERBASISI DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MODEL TANDUR UNTUK SISWA KELAS VII SMP/MTS

Disertasi

PENGEMBANGAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN PENDEKATAN E-LEARNING EDMODO PADA MATA KULIAH KECERDASAN BUATAN

PENGEMBANGAN TEKNIK INFORMATION GAP ACTIVITIES BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING & LEARNING MELALUI GAMBAR UNTUK MATA KULIAH SPEAKING DI PERGURUAN TINGGI

PENGEMBANGAN MODEL FASTER LEARNING PADA MATA KULIAH BAHASA PEMROGRAMAN.

PENGEMBANGAN MODEL THEMATIC PROJECT BASED LEARNING PADA MATA KULIAH EMBEDDED SYSTEM

PENGEMBANGAN MODEL ARSITEKTUR MANAJEMEN ASET BAGI PERGURUAN TINGGI BERBASIS KERANGKA KERJA CONTROL OBJECTIVE FOR INFORMATION AND RELATED TECHNOLOGY (COBIT)

AN EVALUATION OF THE ENGLISH TEACHERS’ MANAGEMENT OF THE TEACHING AND LEARNING PROCESS OF GENRE-BASED WRITING INSTRUCTION AT SENIOR HIGH SCHOOL

Karya Ilmiah Dosen / Karyawan

PROGRAM PROFESI GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS NILAI-NILAI 8TH HABITS

PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS PERATURAN METERI NO. 58 TAHUN 2009

PENGETAHUAN TENTANG STRATEGI PEMBELAJARAN, SIKAP, DAN MOTIVASI GURU

MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK TK MELALUI KEGIATAN OUTBOUND

THE EFFECT OF WIGHT TRAINING WITH FAST AND SLOW RHYTM MOVEMENT TOWARDS STRENGHT ENHANCEMENT

PERCEPTION STUDENTS AGAINST MODIFICATION OF LEARNING THROUGH SMALL GAME IN EDUCATION SPORT AND PHYSICAL HEALTH IN JUNIOR HIGH SCHOOL

Laporan Penelitian

KENDALA YANG DIHADAPI MAHASISWA PENJASKESREK FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG DALAM PENYELESAIAN PERKULIAHAN

STUD1 KOMPARATIF SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN GURU TEKNOLOGI & KEJURUAN DI INDONESIA DENGAN INSTITUTE TECHNOLOGY AND EDUCATION UNIVERSTAT RREMEN (JERMAN)

PROFESIONALISME PENDIDIK DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

PENGEMBANGAN MODEL PROGRAM ORIENTASI TEKNIS GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI SUMATERA BARAT

PEMBELAJARAN MEMBACA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI TK PERTIWI VI KOTA PADANG

EFEKTIVITAS OUTBOUND DALAM PENGEMBANGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA ANAK TK PERTIWI VI KOTA PADANG

Proseding

PROSIDING SEMINAR NASIONAL: KREATIFITAS PERPUSTAKAAN PADA ERA DIGITAL DALAM MENYEDIAKAN SUMNER INFROMASI BAGI GENERASI DIGITAL NATIVE

PROSIDING SEMINAR NASIONAL "PENGUATAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PERGURUAN TINGGI, PERSEKOLAHAN, DAN KEMASYARAKATAN DI ERA DISRUPSI” AULA GEDUNG F FKIP UNS TANGGAL 6 JULI 2019

PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGEMBANGAN PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL MENUJU KETAHANAN PANGAN

SEMINAR NASIONAL MULTIMEDIA DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE SMAI YOGYAKARTA, 6 OKTOBER 2018 Tema: ―Big Data & Artificial Intelligence di Era Revolusi Industri 4.0‖

PROSIDING Seminar Nasional Agrologistik 2018 Agrologistik 4.0 Peluang dan Tantangan di Era Digital IPB International Convention C.enter Bogor, 18 September 2018

Prosiding Seminar Nasional dan Call For Papers : Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bisnis dan Manajemen